Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Oktober 2009

Kemangi Ampuh Usir Radang Sendi

Kemangi Ampuh Usir Radang Sendi

foodsafety.ksu.edu. media indo

KEMANGI yang melengkapi lalapan dan sebagai bumbu pepes, menurut temuan terbaru yang dipublikasikan oleh British Pharmaceutical Conference di Manchester, mengandung antiperadangan kuat yang efektif meredakan sakit pada persendian. Ia tentu saja bukan bukanlah dedaunan yang yang asing bagi kita. Aroma khasnya berasal dari kandungan sitral yang tinggi pada daun dan bunganya akan menambah aroma sedap setiap masakan.

Studi menemukan, jika dikonsumsi secara oral, ekstrak dari dua jenis kemangi (Ocimum americanum dan Ocimum tenuiflorum) terbukti bisa mengurangi peradangan di persendian hingga 73%, hanya dalam waktu 24 jam.

Salah seorang peneliti Vaibhav Shinde dari Poona College of Pharmacy di India menyatakan bahwa beragam jenis kemangi, dengan rasa dan aroma daun yang segar, terbukti efektif sebagai obat antiperadangan yang bisa membantu meredakan rasa sakit dan pembengkakan akibat radang sendi. "Kami mempelajari kapasitas antiperadangan dari kedua tanaman ini dan menemukan kalau khasiatnya sama dengan diclofenac, obat antiperadangan yang digunakan secara luas untuk mengatasi radang sendi," tuturnya seperti dikutip situs dailymail.

Akan tetapi, berbeda dengan diclofenac dan obat sejenis lainnya, kemangi tidak menimbulkan efek samping berupa iritasi usus dan lambung serta rasa sakit dan sensasi terbakar di lambung. Gejala-gejala ini, terang Shinde, merupakan masalah serius bagi penderita radang sendi yang menggunakan obat-obatan pereda rasa sakit setiap harinya.

Menurut Shinde, kemangi telah digunakan dalam sistem pengobatan tradisional di India dan Eropa selama berabad-abad. Air rebusan kemangi atau salad kemangi segar telah lama digunakan untuk mengatasi peradangan, mulai dari bronkitis dan asma hingga penyakit kulit dan radang sendi. Selain itu, kemangi juga dinyatakan bisa mencegah diabetes dengan mengurangi kadar gula darah.

Akan tetapi, masih baru kali ini ilmuwan mulai menemukan kandungan apa yang membuat kemangi begitu efektif."Penelitian menemukan kalau eugenol, minyak sumber aroma kemangi, merupakan molekul aktif yang berperan sebagai antiperadangan." Akan tetapi, terang Shinde, kemungkinan masih ada molekul-molekul lain yang turut berperan."Kami sedang mencari, sehingga selanjutnya bisa dikembangkan menjadi obat."

Untuk saat ini, imbuh Shinde, pil ekstrak kemangi belum tersedia di pasaran. Akan tetapi, Anda bisa memanfaatkan efek antiperadangan di dalamnya dengan menambah asupan kemangi dalam diet. Jenis mana yang mempunyai efek paling kuat? Menurut Shinde, variasi kemangi yang tumbuh di Asia memiliki efek antiperadangan yang lebih kuat dibandingkan variasi yang ada di Eropa. (OL-08)

Senin, 15 Juni 2009

Menghilangkan Bau Kaki Secara Alami


Rendam kaki dengan campuran buatan sendiri untuk mengusir bakteri penyebab bau pada kaki.

Senin, 15 Juni 2009 | 18:07 WIB

KOMPAS.com - Uh, malunya ketika harus membuka sepatu saat memasuki rumah orang, dan tercium bau kaki Anda. Kaki yang bau biasanya disebabkan oleh keringat yang mengendap pada kaki, dan bercampur bakteri. Kurangi bakteri pada sepatu dengan sering mencuci bagian dalamnya. Anda juga bisa menambahkan bantalan khusus untuk menyerap keringat yang sudah banyak dijual di toko-toko kesehatan. Belum berhasil juga? Coba tips berikut.

Siapkan cuka dan air, dengan perbandingan 1:2, tuang ke dalam ember agar cukup untuk merendam kaki Anda. Rendam kaki Anda setiap malam untuk mengurangi bakteri penyebab bau yang ada di kaki. Atau rendam kaki Anda dalam satu ember air teh hitam dingin setiap hari. Tanin pada teh membunuh bakteri dan menutup pori-pori pada kaki agar kaki kering lebih lama. Bakteri hidup dan berkembang biak di daerah yang lembab. Anda akan melihat hasilnya setelah melakukan ritual ini beberapa hari hingga 1 minggu.

Jangan melakukan tips ini jika ada luka terbuka pada kaki.

Jumat, 22 Mei 2009

10 Cara Hindari Kanker


Sumber : KlikPDPI.com

gettyimages

Sumber dari Situs Depkes mengatakan ada 6 juta pasien kanker baru pertahun di dunia. Setiap tahun jumlah penderita kanker di dunia bertambah 6,25 juta orang. Di negara-negara berkembang, setiap tahunnya tercatat 100 penderita kanker dari setiap 100.000 penduduk. Di Indonesia jumlah penderita kankernya mencapai 6 persen dari populasi.

Jika dibandingkan dengan catatan sensus penduduk tahun 2000 dari Badan Pusat Statistik yang menyebutkan jumlah penduduk Indonesia mencapai 203,46 juta orang, maka penderita kanker di Indonesia kira-kira berjumlah 12.180.000 orang. Terkait dengan data tersebut baik jika kita menyimak dan menyikapi publikasi yang dikeluarkan Rumah Sakit Pusat Kanker Nasional Dharmais tentang 10 Cara Menghindari Kanker. Harapannya semoga kita bisa lebih arif dalam menjalankan pola hidup menuju hidup sehat dan produktif. Berikut kesepuluh cara tersebut:

1. Berhenti merokok.

Merokok merupakan sebab utama kanker paru dan hampir 30 persen menjadi penyebab terjadinya jenis kanker lain. Jika merokok di rumah maka akan menyebabkan terpaparnya seluruh penghuni rumah, termasuk anak-anak, dengan asap rokok dan menyebabkan penyakit saluran pernapasan.

2. Hindari sinar matahari

Sinar matahari berlebih bisa sebabkan kanker kulit. Untuk itu lindungi kulit Anda dengan krim tabir surya, gunakan baju berlengan panjang dan topi atau payung di saat terik matahari memancar.

3. Kurangi kadar lemak dalam makanan

Makanan yang mengandung banyak lemak menyebabkan peningkatan berat badan dan kegemukan. Hal tersebut menjadi penyebab kanker di kandungan, kandungan empedu, payudara, dan kolon. Mengontrol berat badan dengan diet seimbang dan olahraga akan mengurangi resiko Anda terkena kanker.

4. Perbanyak makanan berserat

Gandum, beras, sayuran, dan buah-buahan merupakan sumber serat alami yang sangat baik dan melindungi Anda dari kanker kolorektal. Makanan yang banyak mengandung serat seperti roti gandum, dedak, jagung, beras, bayam, kentang, apel, peer, dan tomat sebaiknya dikonsumsi secara teratur setiap hari.

5. Kurangi konsumsi makanan yang diasap, dibakar, dan diawetkan dengan nitrit

Kanker oesofagus dan lambung lebih sering dijumpai di negara yang penduduknya banyak mengkonsumsi makanan yang diproses dengan penguapan maupun diawetkan dengan nitrit. Dalam makanan yang dibakar diketahui kandungan zat yang meningkatkan resiko kanker lebih tinggi.

6. Pilih makanan yang banyak mengandung vitamin A dan C

Vitamin alami dan zat penting lain yang terkandung dalam sayuran dan buah-buahan dapat melindungi kita dari kanker oesofagus, laring, lambung dan paru. Jeruk, pisang, mangga, pepaya, tomat, dan buah-buahan tropis lainnya, wortel serta brokoli merupakan sumber dari vitamin dan zat-zat penting.

7. Konsumsi lebih banyak sayuran golongan kubis

Penelitian menunjukkan bahwa sayuran yang termasuk dalam golongan kubis, seperti kol, brokoli, bunga kol, bak choy, dan kale dapat melindungi Anda dari kanker lambung, kolorektal dan kanker saluran nafas.

8. Hindari minuman beralkohol

Mengkonsumsi alkohol dalam jumlah banyak beresiko tinggi terkena kanker hati dan lambung. Merokok yang disertai minum alkohol akan meningkatkan resiko yang amat besar terjadinya kanker mulut, tenggorakan, laring dan oesofagus.

9. Periksalah diri secara teratur

Bagi perempuan dianjurkan melakukan pap smear, pemeriksaan payudara sendiri maupun dengan mammografi untuk mendeteksi adanya kanker leher rahim dan payudara. Sedangkan untuk laki-laki rajinlah untuk memeriksakan diri dari bahaya kanker prostat dan kanker testis.

10. Pola hidup yang seimbang

Makan yang cukup dan gizi seimbang, penggunaan waktu yang seimbang antara bekerja, istirahat, rekreasi dan olahraga, serta selalu mendekatkan diri pada Tuhan dapat mengurangi resiko timbulnya kanker.

Rabu, 06 Mei 2009

Pilih Buah atau Jus?


Setidaknya diperlukan 10 macam buah untuk bisa memenuhi kebutuhan tubuh akan antioksidan. Namun, hal ini bisa diganti dengan mengkonsumsi cukup jus.

KOMPAS.com - Sudah tidak dapat dipungkiri lagi betapa kotor udara di Jakarta. Terlebih lagi di siang hari. Radikal bebas bisa datang dari mana saja, terlebih lagi ketika aktivitas kita berlangsung di luar ruangan dan membuat kita rentan terkena paparan radikal bebas. Sebagai pengingat, radikal bebas merupakan biang keladi berbagai penyakit, seperti penyakit lever, jantung koroner, katarak, penyakit hati, dan dicurigai ikut berperan pada proses penuaan dini. Apa yang bisa kita lakukan untuk menghadapinya?

Pada acara konferensi pers 5 Kebaikan Buavita di FX, Senayan, Selasa (5/05), Dr. Budi Haryanto, SKM, MKes, MSc, dari Departemen Kesehatan Lingkungan FKM-UI, menyatakan, bahwa radikal bebas bisa timbul akibat:
• Hasil sampingan dari proses oksidasi.
• Pembakaran sel yang berlangsung pada waktu bernapas, metabolisme sel, olahraga yang berlebihan, peradangan.
• Ketika tubuh terpapar polusi lingkungan seperti asap kendaraan bermotor, asap rokok, bahan pencemar, dan radiasi matahari atau radiasi kosmis.

Sementara data dari Departemen Kesehatan RI menyebutkan bahwa kualitas udara yang buruk menjadi penyebab penyakit asma, penyakit pernapasan akut, penyakit jantung koroner, dan kanker paru-paru. Pada kesempatan yang sama dengan Dr. Budi, ahli gizi klinik, dr. Samuel Oetoro, Sp GK. mendukung bahwa masyarakat harus mulai memerhatikan kesehariannya secara lebih peka. “Terkadang kita lupa bahwa solusi berawal dari diri kita sendiri. Kita perlu menjalani pola hidup sehat agar tubuh mampu menangkal radikal bebas yang mengacaukan reaksi kimia yang banyak terjadi di dalam tubuh kita. Salah satu caranya adalah dengan rajin mengonsumsi buah. Apabila tidak sempat makan buah, maka mengonsumsi jus dalam kemasan yang berkualitas bisa menjadi pilihan, dimana berbagai kebaikan alami terutama efek anti oksidan dari buah asli dapat kita nikmati dengan lebih mudah,” jelas dr. Samuel.

Diterangkan oleh dr. Samuel, bahwa untuk mendapatkan efek maksimal, tubuh memerlukan asupan setidaknya 250mg antioksidan, sementara jika terkena polusi, tubuh memerlukan 500mg per hari. Padahal, rata-rata, orang hanya memenuhi 60mg per hari. Untuk bisa memenuhi kebutuhan tubuh ini, dr. Samuel Oetoro menyatakan, diperlukan setidaknya 10 jenis buah per hari untuk dikonsumsi, sementara WHO menyatakan hanya butuh 3 buah per hari. Namun, hal ini tidak mudah dipraktikkan. Jalan keluarnya, menurut dr. Samuel adalah dengan mengkonsumsi jus. Namun, jangan asal minum jus, jus yang baik harus memenuhi beberapa persyaratan, antara lain;
1. Terbuat dari buah asli.
2. Cara pembuatan yang baik. Dikemas dalam kemasan steril. Sebaiknya dipanaskan dengan panas 180 derajat selama 1-2 detik dengan teknik UHT. Hal ini perlu untuk menjamin tak banyak vitamin yang terbuang.
3. Kemasannya kedap udara dan kedap sinar.

Jika ingin membuat jus sendiri pun perlu diperhatikan, bahwa vitamin yang terbaik dalam buah justru banyak terdapat pada kulit, khususnya untuk buah-buahan yang kulitnya bisa dimakan, misalnya, apel dan anggur. Jangan biarkan jus disimpan, habiskan segera untuk memastikan vitaminnya tidak terbuang karena teroksidasi udara, begitu pula ketika minum jus kemasan, habiskan segera setelah dibuka.

Minggu, 14 Desember 2008

Rokok Sebabkan Produksi Sperma Turun


Sabtu, 13 Desember 2008 | 12:42 WIB

JAKARTA, SABTU - Bagi pasangan suami istri yang ingin mempunyai momongan namun tidak kunjung datang juga, ada baiknya jika Anda berhenti merokok atau menghindari paparan rokok. Selain sederet efek negatif rokok, rokok juga dapat mengakibatkan produksi sperma pada lelaki lebih rendah.

Prof. Dr. dr Wahyuning Ramelan SPand (Spesialis Andrologi) Brawijaya Women & Children Hospital mengatakan berdasarkan penelitian kasar yang dilakukan terhadap lelaki yang merokok dan tidak merokok hasilnya adalah lelaki merokok cenderung memiliki sperma yang lebih rendah dibandingkan lelaki yang tidak merokok.

Kriteria sperma yang baik berdasarkan WHO, memiliki volume antara 2 sampai 5 mililiter (ml) sekali keluar. Sedang lelaki sangat subur memiliki lebih dari 200 juta sel sperma sekali keluar.

"Memang sampai kini belum ada penelitian resmi dan angka akurat pada manusia mengenai pengaruh rokok ini. Tetapi memang ada faktor," kata dr Ramelan, di sela diskusi Mendambakan Punya Momongan, di Brawijaya Women & Children Hospital, Jakarta, Sabtu (13/12).

Hal yang sama juga terjadi pada penelitian yang dilakukan pada hewan coba. Menurut dr Ramelan, jika hewan coba diberi paparan rokok, pada hewan coba jantan akan mengalami penurunan produksi sperma. Selain itu, kecenderungan memiliki anak dengan cacat bawaan juga cenderung meningkat dibanding hewan coba yang tidak diberi paparan rokok.

"Sebaiknya hindari paparan rokok. Karena kita juga tidak tahu sensitifitas kita. Setiap individu

Kamis, 06 November 2008

puspita dan khasiat macam2 tanaman

Buah puspita atau pepino dalam bahasa latinnya disebut solanum muricatum. Buah ini memiliki khasiat untuk pengobatan. Sebagian masyarakat mengenal buah ini untuk pengobatan para dewa, yang berkhasiat mengobati berbagai penyakit, seperti darah tinggi, batu ginjal dan stroke.

Buah ini ditanam petani di daerah yang berhawa sejuk dan memiliki curah hujan yang tinggi, seperti di Ciloto, Cianjur, Jawa Barat. Salah seorang petani yang menanam buah puspita ini adalah Mamad Sudarman, di Desa Geger Bentang, Ciloto, Cianjur, Jawa Barat.

Untuk mencapai lokasi kebunnya dari Jakarta dapat melelaui jalan tol Jagorawi, keluar di pintu tol Ciawi, lalu mengambil arah ke Puncak, dan dilanjutkan ke Ciloto, Cianjur, Jawa Barat.

Bibit pohon puspita yang ditanam Mamad di kebunnya ini didatangkan dari Saudi Arabia, meskipun aslinya berasal dari Filipina. Pohon puspita atau pepino ini ditanam dengan cara di-stek pohon yang sudah tua. dengan cara ini, pohon puspita akan berbuah setelah berumur 3 bulan.

Penanaman juga dapat dilakukan dengan menyemai biji, namun dengan cara ini pohon baru berbuah setelah berumur 7 bulan. Proses pemeliharaan pohon ini tidak terlalu sulit. Pemberian pupuk dilakukan secara teratur. Karena pohon ini menghasilkan buah untuk pengobatan, maka pemupukan diutamakan dengan menggunakan pupuk kandang.

Selain itu, pemeliharaan dilakukan dengan membersihkan daun yang sudah tua. Hama pohon ini adalah wereng. Bila hama menyerang maka, daun akan kering. Namun dengan pemeliharaan yang baik, hama tidak menjadi gangguan yang dapat mengakibatkan gagal panen. Daun yang rusak terkena hama harus segera disingkirkan.

Setiap pohon puspita dapat berbuah terus menerus selama 1 tahun, dengan jumlah buah yang dihasilkan antara 5 sampai 10 kilogram. Buah puspita yang telah matang berwarna kuning. jika dimakan rasanya seperti buah melon.

Sebelum dimakan buah puspita terlebih dahulu dibersihkan. Setelah itu dibelah menjadi potongan kecil. Sehingga bagian dalam buahnya terlihat kuning segar. Jika dikonsumsi secara teratur, buah puspita dapat menyembuhkan berbagai penyakit, seperti darah tinggi, kencing manis, maag, batu ginjal dan stroke.

Buah ini dipasarkan ke berbagai supermarket di Kota Bogor, Bandung, dan Jakarta. Harganya berkisar 25 ribu hingga 60 ribu rupiah per kilogram. Dari lahan seluas empat ribu meter persegi ini setiap minggunya dapat dipanen 50 sampai 100 kilogram buah puspita.(Helmi Azahari/Ijs)

link trubus:

http://www.trubus-online.co.id



Atasi Kristal Pemicu Nyeri Sendi

Perkasa Karena Purwoceng

Daun Purba Penggempur Batu

Jamur Dewa Atasi Tumor


Sembuh Stroke Berkat Ling Zhi


Herba Pemecah Batu Ginjal


Kering Luka Caesar Karena Teripang


Daun Ungu Penyingkir Wasir
Demam Berdarah?
Dia Penyelamat Luka Bakar
Lidah Buaya Hilangkan Derita Radang Sendi
Karena Merah Berarti Khasiat
Agar Darah Mengalir Lancar
Bentengi dengan Serat
Teh Hitam Penyembuh Lever
Si Pahit Kaya Khasiat
Buah Lezat Berkhasiat Obat


Rabu, 05 November 2008

Rosella, Si Merah yang Kaya Antioksidan


GB
Jakarta - Kelopak bunga yang runcing merekah dengan warna merah menyala ini sangat memikat mata. Kini, banyak orang menyeduhnya sebagai minuman kesehatan yang kaya manfaat. Si merah ini ternyata sudah lama ada di Indonesia.

Teh biasanya dibuat dari tanaman teh atau Camelia Sinensis tetapi akhir-akhir ini banyak orang menyukai teh Rosella. Teh ini berasal dari kelopak bunga rosella, nama Latinnya Hibiscus Sabdariffa yang dikeringkan. Tak hanya di Indonesia, bunga merah ini juga sudah dikenal dan dikonsumsi di Thailand, Mexico, Arab bahkan sejak zaman Mesir kuno.

Tanaman ini sudah ada sejak dulu di Indonesia, meskipun tanaman ini berasal dari India dan Afrika. Pada zaman dulu orang mengenal rosella dengan nama frambozen. Sering dipakai untuk sirop dengan warna kemerahan yang cantik dan aroma yang agak manis asam. Hampir di seluruh pelosok Indonesia mengenal tanaman ini.

Biasanya bunga rosella yang sudah masak, dipetik, diambil kelopak bunganya dan disisihkan bagian tengah yang keras. Kelopak bunga bisa dikeringkan atau dapat langsung diseduh dengan air panas seperti membuat teh tubruk. Ada juga yang menambahkan sedikit perasan lemon dan madu alam. Bahkan kini, sudah ada yang jauh lebih praktis dijual dalam bentuk teh celup. Teh ini banyak dijual di toko obat herbal, apotik dan pasar swalayan bagian teh dan kopi.

Tak hanya enak untuk diminum, teh rosella ini sangant banyak manfaatnya untuk kesehatan. Yang paling mencolok adalah kandungan antioksidan yang sangat tinggi. Kandungan antioksidan ini bisa meredam radikal bebas yang memicu pertumbuhan sel kanker. Makin gelap atau pekat warna merahnya, makin tinggi kadar antikoksidannya dan rasanya juga makin asam. Selain itu rosella juga bisa meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh, mengatasi batuk dan sakit tenggorokan, menormalkan kadar gula dalam darah.

Nah, sudah siap menikmati si merah cantik yang sedikit asam dengan aroma yang unik?
Eka Septia - detikFood


ROSELLA -- TANAMAN RUMAHAN KAYA MANFAAT

Kelopak bunga Rosella, rasanya enak, memiliki efek farmakologis yang bermanfaat seperti diuretik (melancarkan air seni), onthelmintic (membasmi cacing), antibakteri, antiseptik, antiradang, menurunkan panas, meluruhkan dahak, menurunkan tekanan darah, mengurangi kekentalan darah, dan menstimulasi gerak peristaltik usus. Daun, buah, dan bijinya juga berperan sebagai diuretik, antisariawan, dan pereda nyeri. Kelopak Rosella dapat mengatasi panas dalam, sariawan, kolesterol tinggi, hipertensi, gangguan jantung, sembelit, mengurangi resiko osteoporosis, dan mencegah kanker darah.

Rosella dengan nama Latin Hibiscus sabdariffa ini sedang naik daun. Padahal tanaman ini sudah lama ada di Indonesia. Dulu kelopak Rosella dikenal sebagai frambozen yang digunakan sebagai bahan pembuat sirup berwarna merah yang beraroma khas. Sekarang ini, kelopak Rosella dikenal sebagai bahan minuman dan disebut teh Rosella. Tanaman yang masih kerabat bunga sepatu ini banyak ditemukan sebagai tanaman pagar.

Rosella yang selama ini dikenal sebagai bunga, sebenarnya adalah kelopak buah. Karena bentuknya seperti bunga (terlebih jika telah dikeringkan), maka orang menyebutnya bunga Rosella.

Di Indonesia, penelitian tentang uji komponen zat gizi dan aktivitas antioksidan pada kelopak Rosella pernah diteliti oleh Ir. Didah Nurfaridah pada tahun 2005. Dalam penelitiannya, staf pengajar di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor ini menemukan bahwa kadar antioksidan yang terkandung dalam kelopak kering Rosella jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman kumis kucing dan bunga knop. Zat aktif yang paling berperan dalam kelopak bunga Rosella meliputi gossypetin, antosianin, dan glucoside hibiscin.

MENANAM ROSELLA
Pada prinsipnya tanaman Rosella dapat hidup di kondisi lahan, cuaca, serta suhu apapun, akan tetapi di setiap daerah yang berbeda akan menghasilkan warna yang berbeda pula. Rosella dapat hidup di ketinggian 0-900 m di atas permukaan laut. Rosella tumbuh baik di dataran rendah dengan ketinggian 0-500 m dpl. Pertumbuhan Rosella dapat optimal di kisaran 20-34 derajat celcius. Rosella merupakan tanaman semusim, hanya mengalami satu kali masa produktif. Batang Rosella akan tumbuh dari satu titik tumbuh. Batangnya tumbuh relatif tinggi yaitu 1-3 meter dan lebar bisa mencapai 2 meter.

Media Tanam
a. Lahan Terbuka
Dibuat alur/bedengan setinggi 15-20 cm. Tanah diberi pupuk kandang 2 kg/10 m2. Jarak tanam 1 x 1 m. Jika tanah subur maka rosela umumnya tumbuh setinggi 2-3 m dan lebar tajuk 1-1,5 m.

b. Polibag/pot
Untuk lahan yang sangat terbatas bisa menggunakan polibag dengan hasil tanam yang terbatas, biasanya tinggi pohon hanya mencapai 40-70 cm. Media polibag juga dapat dijadikan media penyiapan benih hingga berumur 1 bulan (15-20 cm).

Pembenihan (skala kecil/pemula)
Biji dibuat kecambah dengan cara direndam dalam air selama 24 jam dan ditutup dengan kapas basah selama 2-3 hari. Tanamlah biji yang telah menjadi kecambah langsung pada lahan yang telah disiapkan atau polibag. Basahi kapas setiap hari hingga semua biji berkecambah atau menyisakan biji tidak dapat berkecambah (biasanya sekitar 10 hari). Cara ini mengurangi kemungkinan rusaknya biji oleh serangga tanah atau pembusukan jika ditanam langsung, cara ini kurang efektif untuk penanaman skala besar.

Jumat, 31 Oktober 2008

Pengobatan Islami

Pengobatan Islami

( باللغة الإندونيسية )

Disusun Oleh:

Syeikh DR. Khalid bin Abdullah al-Jarisi

Tarjamah:

Team Indonesia

Murajaah :

Abu Ziyad

الرقية الشرعية

إعداد:

د. خالد بن عبد الله الجريسي

ترجمة:

الفريق الإندونيسي

مراجعة:

إيكو أبو زياد

Maktab Dakwah Dan Bimbingan Jaliyat Rabwah

المكتب التعاوني للدعوة وتوعية الجاليات بالربوة بمدينة الرياض

1428 – 2007

الإسلام بين يدي الملايين! شعار حملناه لنشر الإسلام الصحيح والفقه في الدين المستمد من الكتاب والسنة بفهم سلف هذه الأمة بعشرات لغات العالم

Pengobatan Islami

Bismillah, wal hamdulillah, washshalatu wassalamu 'ala Rasulillah, wa ba'du:

Saudara seiman, berikut ini adalah beberapa hal yang terkait dengan ruqyah yang disyari'atkan, tulisan ini diterjemahkan dari muqaddimah kitab irqi nafsaka wa ahlaka bi nafsika (Ruqyahlah diri dan keluargamu oleh dirimu sendiri) karya Syaikh DR. Khalid bin Abdurrahman al-Juraisi.

Ruqyah terbagi empat bagian:

Pertama: dilakukan dengan menggunakan kalam Allah I (al-Qur`an), Asma (nama)-Nya Yang Maha Indah, serta sifat-sifat-Nya Yang Maha Tinggi, hal ini hukumnya diperbolehkan, bahkan dianjurkan.

Kedua: Yang dihubungkan dengan hal tersebut diatas, yaitu yang berupa zikir dan doa ma'tsur (memiliki riwayat), ruqyah ini memiliki hukum yang sama seperti di atas.

Ketiga: ruqyah yang dilakukan dengan zikir dan doa yang tidak ma'tsur, namun tidak menyalahi apa yang ma'tsur, ini juga diperbolehkan.

Empat: ruqyah yang tidak bisa dipahami maknanya, seperti ruqyah yang ada pada masa jahiliyah. Ruqyah semacam ini harus dijauhi agar tidak terjerumus dalam kesyirikan atau yang membawa kepadanya.

Dhabith (catatan) ruqyah yang disyari'atkan:

Para ulama bersepakat atas bolehnya ruqyah ketika mencakup tiga syarat:

1. Bahwa ruqyah itu dilakukan dengan firman Allah I (al-Qur`an), atau Asma dan Sifat-Nya.

2. Bahwa ruqyah itu dilakukan dengan menggunakan bahasa Arab atau dengan bahasa lain yang dipahami oleh yang diruqyah (marqi).

3. Hendaklah orang yang meruqyah dan diruqyah meyakini bahwa ruqyah tidak memberikan pengaruh dengan sendirinya, akan tetapi dengan zat Allah I.

Adapun syarat yang harus dipenuhi oleh raaqy (yang meruqyah) dan marqi (yang diruqyah), agar ruqyah itu bermanfaat dan menjadi sempurna dengan izin Allah I, diantaranya adalah:

1. Layaknya yang melakukan ruqyah adalah orang yang baik, shalih, dan beristiqamah.

2. Mengetahui ruqyah yang sesuai dari ayat-ayat al-Qur`an.

3. Bahwa orang yang sakit termasuk orang beriman, shalih, baik, taqwa, dan istiqamah di atas agama, serta jauh dari perbuatan maksiat dan aniaya, berdasarkan firman Allah I:

[ وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْءَانِ مَاهُوَ شِفَآءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ وَلاَيَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلاَّخَسَارًا ]

"Dan Kami turunkan dari al-Qur'an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan al-Qur'an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. (QS. Al-Israa`:82)

Biasanya, ruqyah tidak akan memberikan pengaruh atas orang-orang yang selalu melakukan maksiat dan kemungkaran.

4. Percaya dengan pasti bahwa al-Qur`an adalah penyembuh, rahmat, dan obat yang bermanfaat, sehingga tidak bisa dilakukan ruqyah dengan ayat-ayat al-Qur`an jika hanya untuk percobaan. Jika berguna (berarti benar), dan jika tidak berguna ia berpaling kepada yang lain!!

Maka jika semua syarat ini terpenuhi, niscaya manfaat ruqyah bisa didapatkan secara sempurna dengan izin Allah I. Wallahu A'lam.

Ada beberapa sebab penting yang jika penderita menekuninya, niscaya sangat membantu dalam mempercepat proses penyembuhan dengan izin Allah I, diantaranya adalah:

1. Bersemangat menunaikan ibadah tepat pada waktunya, yang paling penting adalah shalat berjamaah, terutama shalat Subuh, berdasarkan sabda Nabi r:

" مَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فَهُوَ فِى ذِمَّةِ اللهِ ..."

"Barangsiapa yang melaksanakan shalat Subuh, maka ia berada dalam jaminan Allah I…"[1]

Dan Sabda Nabi r:

" مَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فِى جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا صَلَّى اللَّيْلَ كُلَّهُ "

"Barangsiapa yang melaksanakan shalat Subuh secara berjamaah, maka seakan-akan ia melaksanakan shalat malam seluruhnya"[2]

2. Hendaklah ia memulai dengan meruqyah dirinya sendiri, karena sesungguhnya ruqyah seseorang untuk dirinya sendiri lebih utama daripada ruqyah untuk orang lain. Ruqyah termasuk jenis do'a, dan do'a seseorang untuk dirinya sendiri –dengan merealisasikan tawakkal yang sempurna- lebih diharapkan untuk diterima daripada do'a orang lain untuknya, terutama dizaman yang sangat sedikit sekali ahli ruqyah yang dapat meruqyah dengan ikhlas.

3. Jika ia tidak mungkin melakukan ruqyah untuk dirinya sendiri karena sakit yang terlalu berat, atau ia telah meruqyah dirinya sendiri kemudian ingin menambah dengan ruqyah orang lain untuknya, maka hendaklah ia bersungguh-sungguh mencari ahli ruqyah yang ikhlas, memiliki akidah yang benar, dan dikenal ditengah masyarakat sebagai orang shalih dan punya nama baik, janganlah ia terhanyut dalam tipuan dan propaganda para tukang sihir dan tukang sulap, karena hal ini sudah diketahui dengan pasti tentang keharamannya, sebagaimana juga seorang muslim diharuskan untuk menghindari pengobatan dengan sesuatu yang diharamkan. Sesungguhnya Allah I tatkala mensyari'atkan berobat untuk hamba-hamba-Nya tidak menjadikan kesembuhan mereka pada sesuatu yang diharamkan terhadap mereka, sebagaimana sabda Nabi r:

" إِنَّ اللهَ لَمْ يَجْعَلْ شِفَاءَكُمْ فِى حَرَامٍ "

"Sesungguhnya Allah I tidak menjadikan kesembuhanmu pada sesuatu yang haram."[3]

4. Bahwa ruqyah itu berasal dari orang yang baik hatinya dan istiqamah jalannya, ia telah membersihkan dirinya dari yang haram dan meyakini bahwa kesembuhan hanya dari Allah I saja, dan sesungguhnya Allah I Yang Maha Memberi kesembuhan, karena ruqyah –seperti yang telah dijelaskan sebelumnya- termasuk dari jenis doa, sehingga tatkala orang yang meruqyah membaca untuk dirinya atau untuk orang lain, ia harus meyakini pada saat meruqyah bahwa ia akan memperoleh kesembuhan dari Allah I secara mantap, bukan sambil melakukan percobaan. Jika raqi (yang meruqyah) melakukan ruqyah karena melakukan percobaan akan kebergunaan ruqyah, berarti ia telah melepaskan manfaat yang diharapkan untuk dirinya.

5. Dia berdoa seperti orang yang sedang kesulitan, meminta dengan sangat karena mengikuti Nabi r, meyakini akan terkabulkan, sebagaimana Allah I menjanjikan dengan firman-Nya:

[ أَمَّن يُجِيبُ الْمُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوءَ وَيَجْعَلُكُمْ خُلَفَآءَ اْلأَرْضِ أَءِلَهٌ مَّعَ اللهِ قَلِيلاً مَّاتَذَكَّرُونَ ]

"Atau siapakah yang memperkenankan (do'a) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdo'a kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi?Apakah di samping Allah ada ilah (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya)" (QS. An-Naml :62)

Hendaklah raqi (orang yang meruqyah) mencari waktu-waktu dikabulkannya doa, di antaranya: sepertiga malam terakhir, waktu terakhir di hari Jum'at (sebelum maghrib), demikian pula di saat sujud, dan kondisi serta waktu lainnya yang utama.

6. Berusaha mengkonsumsi makanan yang halal, berdasarkan sabda Nabi r:

" أَطِبْ مَطْعَمَكَ تَكُنْ مُسْتَجَابَ الدَّعْوَةِ "

"Perbaikilah makananmu, niscaya engkau menjadi orang yang do'anya dikabulkan"[4]

Dan sabda beliau r:

" أَيُّهَا النَّاسُ, إِنَّ اللهَ طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّبًا... ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيْلَ السَّفَرَ, أَشْعَثَ أَغْبَرَ, يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ: يَارَبِّ يَارَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِيَ بِالْحَرَامِ, فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذلِكَ "

"Wahai manusia, sesungguhnya Allah I itu baik dan hanya menerima sesuatu yang baik… Kemudian Rasulullah r menyebutkan tentang seseorang yang melakukan perjalanan jauh, sehingga berambut kusut dan penuh debu, ia mengangkat kedua belah tangannya ke langit seraya berdoa: Wahai Rabbku.. wahai Rabbku! Sementara makanannya haram, pakaiannya haram, dan diberi makan yang haram, bagaimana doanya akan dikabulkan?"[5]

7. Berusaha membaca surat al-Baqarah di rumah, karena –tanpa disangsikan lagi- merupakan benteng yang kokoh dan ruqyah yang besar untuk penghuni rumah itu, berdasarkan sabda Nabi r:

" اِقْرَؤُوْا سُوْرَةَ الْبَقَرَةِ, فَإِنَّ أَخْذَهَا بَرَكَةٌ وَتَرْكَهَا حَسَرَةٌ وَلاَ تَسْتَطِيْعُهَا الْبَطَلَةُ "

"Bacalah surat al-Baqarah, sesungguhnya mengambilnya adalah berkah, meninggalkannya adalah kerugian, dan para penyihir tidak bisa menguasainya"[6]

Dan di antara keagungan berkahnya surat ini adalah yang datang dari Nabi r, beliau bersabda:

" إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيْهِ سُوْرَةُ الْبَقَرَةِ "

"Sesungguhnya syetan berlari dari rumah yang dibaca di dalamnya surat al-Baqarah"[7]

Orang yang sakit bisa membacanya sendiri atau dibacakan atasnya, jika diulang-ulang membacanya secara sempurna dengan tape recorder setiap hari atau setiap malam, dengan izin Allah I akan menjadi penyebab utama untuk kesembuhan penghuni rumah itu dari gangguan syetan, sebagaimana Syaikh Jibril hafizhahullah memberikan fatwa kepadaku tentang hal itu.

8. Memperbanyak zikir kepada Allah I, dengan selalu membaca al-Qur`an, menekuni istighfar, membentengi diri dengan zikir-zikir yang disyari'atkan.

9. Meminum air suci yang telah dibacakan atasnya, mandi dengannya, terutama air zamzam, ia adalah obat bagi orang yang sakit, sehingga jika dibacakan atasnya, niscaya hal itu lebih utama dan sangat diharapkan memperoleh kesembuhan, insya Allah I, lalu jika ditambahkan atasnya daun bidara, atau kepada air suci yang sudah dibacakan atasnya, atau direndamkan padanya kertas-kertas yang ditulis atasnya ayat-ayat al-Qur`an dengan tinta yang suci –dari za'faran dan semisalnya- hal itu akan menjadi penyebab kesembuhan juga, dengan izin Allah I.

10. Memakan minyak zaitun dan memakainya, berdasarkan sabda Nabi r:

" كُلُوْا الزَّيْتَ وَادَّهِنُوْا بِهِ, فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرَةٍ مُبَارَكَةٍ "

"Makanlah minyak zaitun dan pakailah minyaknya, karena sesungguhnya ia berasal dari pohon yang penuh berkah"[8]

Demikian pula jintan hitam beserta minyaknya, dimakan darinya dan dioleskan dengan minyaknya, berdasarkan sabda-Nya r:

" فِى الْحَبَّةِ السَّوْدَاءِ شِفَاءٌ مِنْ كُلِّ دَاءٍ إِلاَّ السَّام "

"Dalam habbah sauda (jintan hitam) terdapat kesembuhan dari segala penyakit kecuali mati"[9]

Dan jikalau dibacakan atas minyak zaitun dan minyak habbah sauda (jintan hitam), dari ayat-ayat al-Qur`an, niscaya hal itu akan menjadi lebih utama, insya Allah I.

11. Minum madu, sesungguhnya padanya terdapat obat bagi manusia, sebagaimana dikabarkan oleh Allah I. Jika dibacakan sebagian ayat al-Qur`an atasnya, tentu hal itu akan lebih utama, supaya digabungkan padanya antara keutamaan berobat bersama dengan al-Qur`an yang mulia, karena termasuk yang disyari'atkan adalah berobat dengan madu.

12. Berbekam setiap kali dibutuhkan, hal itu berdasarkan sabda Nabi r:

" الشِّفَاءُ فِى ثَلاَثَةٍ: فِى شَرْطَةِ مِحْجَمٍ أَوْ شَرْبَةِ عَسَلٍ أَوْ كَيَّةِ بِنَارٍ, وَأَنَا أَنْهَى أُمَّتِي عَنِ الْكَيِّ "

"Pengobatan terdapat pada tiga perkara: pada torehan alat bekam, atau minuman madu, atau besi yang dipanaskan dengan api, dan aku melarang umatku dari besi yang dipanaskan"[10]

13. Memakan tujuh butir kurma 'ajwah di pagi hari, hal itu berdasarkan sabda Rasulullah r:

" مَنْ تَصَبَّحَ كُلَّ يَوْمٍ سَبْعَ تَمَرَاتٍ عَجْوَةً لَمْ يَضُرَّهُ فِى ذلِكَ الْيَوْمِ سُمٌّ وَلاَ سِحْرٌ "

"Barangsiapa yang sarapan pagi –setiap hari- dengan tujuh butir kurma 'ajwah, niscaya racun dan sihir tidak bisa membahayakannya di hari itu"[11]

Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan sepuluh sebab yang dapat menolak kejahatan orang yang dengki, penyakit 'ain dan tukang sihir dengan ijin Allah I:

1. Berlindung kepada Allah I dari kejahatan mereka, membentengi diri dan kembali kepada-Nya r.

2. Merealisasikan ketaqwaan kepada Allah I dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Maka barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah I, niscaya Allah I menjaganya dan tidak menyerahkannya kepada yang lain sekejap matapun.

3. Menghiasi diri dengan sifat sabar terhadap musuh yang dengki. Orang yang didengki tidak bisa mendapatkan kemenangan terhadap yang dengki kepadanya kecuali dengan cara menghadapinya dengan sifat sabar. Dan tipu daya yang jahat tidak bisa menimpa kecuali kepada pelakunya.

4. Bertawakkal kepada Allah I, barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah I maka Dia akan mencukupkannya. Tawakkal ini adalah penyebab terkuat untuk menolak gangguan manusia yang dia tidak mampu menahannya.

5. Mengosongkan hati dari fikiran terhadap orang yang dengki, dan ia menghilangkannya dari hati setiap saat terlintas dalam benaknya, sehingga tidak menoleh dan tidak merasa takut kepadanya.

6. Menghadap kepada Allah I dan ikhlas kepada-Nya, ini adalah benteng terkuat yang tidak ada rasa takut bagi orang yang membentengi diri dengannya dan tidak tersia-sia orang yang kembali kepada-Nya.

7. Memurnikan taubat kepada Allah I dari segala dosa. Tidaklah seorang hamba ditimpa musibah kecuali karena dosa, baik dia mengetahuinya ataupun tidak.

8. Bersedekah dan berbuat baik sedapat mungkin. Sesungguhnya hal itu mempunyai pengaruh yang mengagumkan dalam menolak bala, penyakit 'ain, dan kejahatan orang yang dengki. Disebutkan dalam atsar: "Obatilah orang yang sakit darimu dengan sedekah"[12]

9. Memadamkan api kedengkian orang yang mendengki, yang berbuat zalim, dan yang menyakiti dengan cara berbuat baik kepadanya. Berbuat baik kepada manusia mewariskan rasa cinta, meringankan tekanan permusuhan atau menghilangkannya, sebagaimana firman Allah I:

[ وَلاَتَسْتَوِي الْحَسَنَةُ وَلاَالسَّيِّئَةُ ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ ]

"Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan.Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia" (QS. Fushshilat:34)

10. Memurnikan tauhid kepada Allah I, karena sesungguhnya tauhid adalah benteng Allah I yang paling besar, barangsiapa yang memasukinya, niscaya ia berada pada tempat yang aman. Demikian pula bertafakkur dalam segala sebab kepada yang menciptakan sebab, yaitu Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana, dan meyakini bahwa segala sesuatu tidak bisa memberi mudharat atau manfaat kecuali dengan izin-Nya.

Petunjuk-petunjuk umum yang harus dijaga saat melaksanakan ruqyah:

1. Raqi (yang meruqyah) dan marqi (yang diruqyah) dalam keadaan suci dari hadats kecil dan hadats besar.

2. Raqi menghadap qiblat.

3. Raqi dan marqi mentadabburkan nash-nash ruqyah saat membacanya, janganlah raqi membaca tanpa tadabbur terhadap maknanya dan tidak pula marqi mendengarnya kecuali sambil berusaha melakukan hal yang sama, dan keduanya menggantungkan hati kepada keagungan qodrat Allah I serta meminta pertolongan kepada-Nya.

4. Meludah saat membaca dan sesudahnya, dan tidak mengapa untuk ditinggalkan.

5. Sangat baik meletakkan tangan kanan –saat membaca- di atas ubun-ubun atau di tempat yang sakit, jika hal itu memungkinkan, dan hendaklah memperhatikan tentang tidak bolehnya menyentuh wanita yang bukan muhrim.

6. Termasuk yang dianggap baik, hendaklah sekali-kali membaca dengan suara sedang di telinga kanan atau kiri orang yang sakit pada saat meruqyah.

7. Apabila anda memperhatikan adanya pengaruh dari ayat yang dibaca terhadap yang sakit, maka tidak mengapa untuk mengulanginya sebanyak tiga kali, lima kali, atau tujuh kali menurut kebutuhan.

8. Raqi berniat memberikan manfaat kepada saudaranya dengan ruqyahnya tersebut, agar Allah I menyembuhkannya dan meringankan kesusahan darinya. Bahkan jika raqi meyakini adanya jin yang menyusup, hendaklah ia berusaha untuk mengajaknya bertaqwa dan istiqamah, ini adalah tuntutan yang sangat penting dan hendaklah raqi memperhatikan hal tersebut, karena risalah seorang muslim yang mendasar adalah berdakwah kepada Allah I, berdasarkan firman Allah I:

[ قُلْ هَذِهِ سَبِيلِي أَدْعُوا إِلَى اللهِ عَلَى بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي ]

"Katakanlah: "Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata " (QS. Yusuf:108)

Maka seorang muslim adalah juru dakwah dalam kedudukan pertama, karena paling utama adalah agar dia memulai ruqyahnya, sedangkan di dalam dadanya membawa dua misi, yaitu mengobati dan memberi petunjuk, sehingga tidak seharusnya bagi dia untuk berusaha menyakiti jin sejak pertama kali, kecuali apabila ia membangkang terhadap jalan-jalan petunjuk.

9. Menjaga lafazh ruqyah yang sesuai saat membaca, seperti arqi nafsi (aku meruqyah diriku), arqika (aku meruqyah engkau, untuk satu orang laki-laki), arqiki (aku meruqyah engkau, untuk satu orang perempuan), arqikum (aku meruqyah kalian, untuk beberapa orang), dan hal itu disesuaikan menurut kondisinya.

10. Terkadang ruqyah bisa berlangsung selama satu minggu, bisa juga kurang dari itu ataupun lebih, hal itu menurut kondisi yang sakit dan kadar kesembuhannya, sampai ia sembuh dengan izin Allah I.

11. Raqi bisa meringkas ruqyah dengan memilih ayat-ayat tertentu yang sesuai dengan kondisi marqi.

12. Demikian pula raqi bisa meringkas dalam ruqyah terhadap ayat-ayat al-Qur`an atau hanya dari Hadits Nabi r saja, tetapi yang paling sempurna adalah dengan menggabungkan diantara keduanya.

13. Juga, raqi bisa membaca dengan suara keras atau pelan, dan suara keras lebih utama, supaya marqi bisa mendengarnya, serta untuk menjadikan semakin bertambahnya pengaruh dari ruqyah dan juga manfaatnya.

Demikianlah beberapa hal yang terkait dengan ruqyah yang diterjemahkan dari pengantar kitab Irqi nafsakan wa ahlaka bi nafsika (Ruqyahlah diri dan keluargamu oleh diri sendiri), Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amin.



[1] HR. Muslim no. 657, dari Jundab bin Abdullah al-Qasri t.

[2] HR. Muslim no. 656, dari Utsman bin 'Affan t.

[3] HR. Ibnu Hibban no. 1391, dari Ummu Salamah.

[4] HR. ath-Thabrani dalam al-Ausaath no. 6491. Hadits ini diperkuat oleh hadits Muslim yang disebutkan sesudahnya.

[5] HR. Muslim no. 1015, dari Abu Hurairah t.

[6] HR. Muslim no. 804

[7] HR. Muslim no. 780

[8] HR. at-Tirmidzi no.1851.

[9] Muttafaqun 'alaih. Al-Bukhari no.5688, dan Muslim no. 2215

[10] HR. al-Bukhari no. 5683 dan Muslim no. 2205

[11] HR. al-Bukhari no. 5445, dan Muslim no. 2047.

[12] HR. Abu Daud dalam al-Marasil hal 127-128 dengan riwayat mursal dari al-Hasan al-Bashri.


Free chat widget @ ShoutMix
hit counter KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia blog-indonesia.com blog-indonesia.com http://iwanfalsmania.blogspot.com Blogging Blogs - BlogCatalog Blog Directory